Distribution

Aturan Baru Pemerintah Tentang Bisnis Online Akan Dikenakan Pajak

Kabar bisnis online akan dikenakan pajak mendapat tanggapan positif dari para pelaku bisnis, kabar selengkapnya anda bisa lihat di sovlex.com. Para pebisnis online tidak keberatan bila harus diminta untuk membayar pajak asalkan pemerintah juga menguatkan keamanan serta keamanan dalam bisnis online. Namun ada juga beberapa yang tidak setuju karena dirasa tidak sesuai. Ada yang berpendapat bahwa penggunaan sosial media saja gratis, kenapa bisnis online harus dikenai pajak. Memang tujuan diadakannya pemungutan pajak untuk e-commerse ini diharapkan dapat membantu perekonomian di Indonesia, namun masyarakat belum percaya sepenuhnya terhadap sistem pemerintah. Bagi anda yang ingin menjalankan bisnis online sebaiknya mempertimbangkan masalah ini sebelum memulainya. Pajak yang dikenakan masih seperti pajak usaha pada umumnya yaitu PPN dan PPh.

Mengenai kabar bisnis online akan dikenakan pajak ini tidak menghalangi para pebisnis online baru untuk memulai bisnis mereka. Pembayaran pajakpun terpaku pada toko online atau e-commerse yang sudah terdaftar di badan usaha atau memiliki NPWP. Jadi tidak semuanya bisnis online akan terkena pajak. Untuk kabar selanjutnya anda bisa cari infonya di internet mengenai aturan baru dikenakannya pajak untuk e-commerse yang sebelumnya gratis. Bahkan Dewan Pengawas Asosiasi e-Commerce Indonesia (IdEA) berpendapat bahwa bahwa jika nantinya aturan di atas akan diberlakukan diharapkan tidak akan membunuh industri internet yang saat ini sudah berkembang dengan sangat baik. Memang bila dilihat dari tujuan pembayaran pajak ini demi kepentingan bersama, namun kita tidak tahu nanti pada saat pelaksanaannya apakah akan saling menguntungkan semua pihak atau hanya untuk kepntingan pemerintah saja.


Bagi anda yang berniat membuka bisnis online, sebaiknya anda mulai berjaga-jaga membuat harga dengan rincian pajak juga agar nantinya anda tidak rugi. Karena berita bisnis online akan dikenakan pajak ini kemungkinan besar memang akan diterapkan untuk semua bisnis online. apalagi untuk bisnis online yang sudah berjalan bertahun-tahun dengan jumlah penghasilan yang sampai ratusan juta namun belum pernah bayar pajak sama sekali.